Big Bad Wolf indeed really bad~

Screen Shot 2017-04-21 at 12.21.08 PM

Big Bad Wolf, acara pameran buku tahunan dengan diskon yang bikin dompet jebol sudah diselenggarakan sejak tahun 2016 lalu. Yang tahun lalu nggak ikutan karena Astu masih kecil banget dan belom kerja, jadi nggak ada uang jajan lebih kalau mau belanja buku. Hahahaha.

Karena gue baru pertama kali ke BBW, gue merasa kalau kemarin gue unprepared banget dan gue nggak research medannya BBW itu seperti apa. (Tsaela, macak mau perang.) Makanya, gue mau ceritain pengalaman gue sekaligus bagiin tips kali-kali ada yang baru pertama kali ke BBW juga kayak gue.

Transportasi

Berangkat dari kantor di daerah Bangka, opsi naik transportasi online nggak masuk itungan gue karena jaraknya yang terlalu jauh dan tentu ongkos yang cukup mahal. Karena itu, dari kantor gue pesan ojek online ke stasiun terdekat yang sejalur ke Serpong yaitu, Palmerah.

Ngomong-ngomong, karena sudah lama nggak naik commuter line, gue baru tahu kalau sekarang ada mesin kartu otomatis jadinya kita nggak beli kartu di loket lagi. Hahaha. Naik dari Palmerah, gue turun di Stasiun Serpong baru disambung dengan naik taksi online ke ICE BSD. Dan ternyata kata supirnya kalau mau ke ICE BSD naik kereta, jangan turun di Stasiun Serpong karena macet banget kalau mau keluar dari dalem dan lebih baik turun di Rawa Buntu, agak jauh sedikit dari ICE BSD tapi langsung di pinggir jalan besar. Untung kemarin masih suasana pasca libur Pilkada jadi nggak terlalu macet.

TERUS HUJAN DERES BANGET! Gila, untung gue nggak nekat naik motor sama adek gue. Gimana nasib buku gue kalau kehujanan. Hhhh.

Budget and Priority List

Waktu masuk ke hall Big Bad Wolf, gue rasanya beneran langsung kayak serigala kelaparan yang nggak tahu harus mulai di mana dan lihat buku banyak banget di hall segede gitu. Ya rabb. Gua mau meledak! Eits, tapi jangan biarkan kekalapan bikin budget bulanan lo boncos! Harga bukunya yang murah-murah dan bagus-bagus itu memang pasti akan membuat kamu ingin beli semuanya, kalau ada budget lebih mah bisa-bisa aja lo hajar semua yang ada di dalam troli, tapi kalau sekiranya masih ada hal yang perlu dibayar, tahan dulu ya, buibuk pakbapak~ Nggak mau dooong, abis dari BBW nggak bisa makan. Ehek.

Browsing buku-buku yang kamu incar lebih dulu sangat membantu biar lo tahu harus ke mana dan mendapatkan buku yang lo mau, sebelum akhirnya ngider-ngider sekeliling hall untuk impulsif. Hehe.

Once you done, calculate your shopping cart! Selain melihat belanjaan kalian overbudget atau tidak, ketika nanti berada di kasir kalian juga jadi bisa tahu semisal ada salah input harga yang bikin total belanjaan lo jadi mahal banget.

Prepare Yourself

Ini penting banget nih untuk persiapin diri, pakai baju dan alas kaki yang nyaman, pakai tas ransel karena lo akan secara tidak sadar muter-muter selama berjam-jam. Dan pastikan juga lo makan dulu! Serius ini penting banget.

Karena kemarin gue belum makan siang dan lupa bawa camilan, jadilah gue cepet pusing dan lemas. Tenang, di sana ada tempat makannya juga kok! Cuma ngantrinya rada panjang waktu bayar bonnya, jadi kita tetap harus bawa camilan dan minuman sendiri untuk dimakan sambil muter atau pas ngantri.

But please, please. Waktu lagi muter hall dan ngantri, gue melihat sisa makanan yang teronggok begitu saja di jalanan, ada yang terinjak, ada yang menumpuk. Padahal kan bisa gitu ya di simpen dulu atau jalan ke toilet karena di sana ada tempat sampah. Mungkin masukan juga untuk panitia Big Bad Wolf untuk menyediakan tempat sampah di lokasi yang terjangkau, kalau perlu di setiap sudut mengingat sebagian orang Indonesia cenderung malas cari tempat sampah.

Oh iya! Jangan lupa untuk bawa Powerbank karena nggak ada charging station di sana, lumayan juga kemaren gue hampir seharian mati dan nggak bisa ngehubungin siapa-siapa untuk ngabarin. Jadilah kemaren meeting point gue itu di bawah logo Mandiri yang geda banget itu. Hahaha.

Tag Team!

Terakhir, karena antriannya panjang dan cukup lama, ada baiknya kalian datang bertiga atau berempat biar bisa gantian! Yang satu ngantri, nanti ganti-gantian cari buku. Yang satu pesan makanan, yang lainnya bayar. Jadi kalian bisa lebih cepat dan efektif waktunya! Kemarin kalau nggak berdua sama adek gue lalu ketemu teman gue di sana, mungkin gue baliknya bisa jam 6 pagi kali.

Terus kalau kamu punya Kartu Mandiri either kartu kredit atau debit, kamu punya kesempatan tukar fiesta point biar dapat fast track! Nggak harus ngantri mengular ke sana ke mari. Sayang kartu Mandiri gue dibawa Bhaga. Huhu! Semua pembayaran bisa dilakukan kecuali dengan debit BCA ya, guys.

Selain hal-hal di atas, yang gue concern adalah yang pada borong. Ninggalin buku-buku di pojokan gitu aja, I mean… Kenapa nggak on the list sih? Sayang bukunya dan kasihan mas-mas BBW yang bolak balik beresin buku yang teronggok di pinggiran. Terus literature sectionnya sedikit sekali 😦 I can’t find what I’m looking for. Cuma Murakami, satu. Huhu. Tapi gue tetep bahagia kok, karena buku anak-anaknya banyak banget nget nget! Rasanya pengen gue beli semuanya deh, meskipun akhirnya gue milih yang kira-kira bisa Astu bolak-balik sendiri dan nggak gampang sobek. Ehek.

Anyway, I would love to show you my best buys yesterday:

Treasures of Nirvana dan The Anatomy Of Violence

Yang di atas ini best buys untuk titipannya Bhaga nih!

Kemaren dia minta dicariin buku-buku forensik, tapi sayangnya nggak terlalu banyak. Dan waktu gue tanya ke panitianya pun, mereka agak kurang engeh kalau forensik itu masuk ke genre apa. Untung adek gue waktu muter-muter buku forensik incerannya Bhaga ini ada dibagian Biography. Yha. Agak ajaib sih, cuma nggak apa. Yang penting ketemu, ihik.

Buku-buku untuk Astu

Astungkara loves machines, Disney Cars, planes, perkakas-perkakas gitu karena suka ngeliatin eyang kakungnya benerin mobil. Jadilah kemaren gue incer nih yang berhubungan sama kesukaan Astu, nyarinya setengah mati jon. Karena udah pada diborong semua, gue muter-muter sambil berharap. Kalau rejekinya Astu pasti dapet, kalau rejekinya Astu pasti dapet.

Eh terus pas gue lagi nunggu makanan, di sebelah gue ada tumpukan buku yang ada buku-buku inceran gue ini. Nggak berapa lama, ada panitia BBW yang mau angkut buku banyak di sebelah gue. Gue pikir kan itu punya orang! Ternyata itu nggak ada yang punya, langsung lah gue ambil tanpa pikir panjang! Ahaha, ternyata masih rejekinya Astu.

Ada satu sih yang gue nggak nemu, My First Tool Box. Yang ternyata pas di kasir, ada yang beli My First Tool Box itu satu rak penuh. Uhuhu. Ya udah nggak apa-apa, mungkin besok pas balik ke sana lagi gue bisa nemu! Ahahak~

My treasure


Gue mau ngejerit dan jambak-jambakin orang waktu lihat Beatles Books ini harganya jauuuuuuuuuh banget dari yang gue tahu! Kekecewaan gue nggak nemu buku literasi yang bagus cukup terobati dengan buku ini dan Heads Up Philosophy-nya DK.

Masih nggak nemu buku DK Books yang seri Big Ideas Simply Explain itu. Beberapa kali lihat orang bolak-balik bawa buku itu, cuma gue muter-muter hall tetap nggak ketemu juga! Ahak. Emang belom jodoh gaes~

But it’s worth the time, worth the money and the experience! Serius. Om Serigala sudah ingetin juga tips berkunjung ke Big Bad Wolf di sini, nurut deh. Biar kalap bukunya jadi lebih nyaman. Selamat berwisata ke sarang serigala, gaes!

Advertisements

2 thoughts on “Big Bad Wolf indeed really bad~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s